Tugas Manajemen dan Kepemimpinan 3. Ollyvia Cantik Nur Annisa (20160610050), Adinda Fadilla (20160610064) ,Mutia Diah U (20160610067), Darin Nur Aini Muthiah  (20160610074).

Tugas Manajemen dan Kepemimpinan 3

Iklan

Tugas Manajemen dan Kepemimpinan 2

(1) CITA CITA SAYA YANG PERTAMA 

* MENJADI HAKIM

Jabatan yang saya inginkan = Menjadi hakim yang tegas dan adil seadil adilnya karena hakim adalah wakil tuhan di dunia 

Visi :

1. Mewujudkan Supremasi Hukum melalui Peradilan yang Mandiri, Independen dan Professional serta memberikan Pelayanan Hukum yang berkualitas kepada masyarakat Pencari Keadilan.

Misi :

1. Mewujudkan rasa keadilan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang dan memenuhi rasa keadilan masyarkat.

2. Terlaksananya Peradilan yang Mandiri dan independen, bebas dari campur tangan pihak lain.

3. Memperbaiki akses pelayanan penerimaan perkara kepada masyarakat pencari keadilan.

4. Mewujudkan lembaga Peradilan yang efektif, efisien, dan martabat serta dihormati.

Alasan ingin menjadi hakim

* Jujur, sesungguhnya saya merasa malu. Amat sangat malu dengan hukum di Indonesia yang sedemikian buruk citranya. Tetapi saya menyadari, rasa malu tidak akan mengubah apa-apa. Harus ada tindakan konkret dari kita sebagai warga negara, agar bisa memperbaiki hukum di Indonesia yang sedemikian rusaknya.
(2) TUGAS DAN WEWENANG HAKIM 

Tugas Hakim Pengadilan Negeri

Tugas seorang hakim Pengadilan Negeri diatur dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 2004 tentang Pengadilan Negeri.

Pasal 2 ayat (1): Tugas pokok dari pada hakim adalah menerima, memeriksa dan mengadili serta menyelesaikan setiap perkara yang diajukan kepadanya.

Pasal 5 ayat (2): Dalam perkara perdata hakim harus membantu para pencari keadilan dan berusaha sekeras-kerasnya mengatasi segala hambatan dan rintangan untuk dapat tercapainya peradilan yang sederhana, cepat dan biaya ringan.

Pasal 14 ayat (1): Hakim tidak boleh menolak untuk memeriksa dan mengadili sesuatu perkara dengan dalih bahwa hukum tidak atau kurang jelas, melainkan ia wajib untuk memeriksa dan mengadilinya.
Wewenang Hakim yaitu:

Pasal 159 ayat (4): Hakim berwenang untuk menolak permohonan penundaan sidang dari para pihak, kalau ia beranggapan bahwa hal tersebut tidak diperlukan.

Pasal 175: Diserahkan kepada timbangan dan hati-hatinya hakim untuk menentukan harga suatu pengakuan dengan lisan, yang diperbuat di luar hukum.

Pasal 180 ayat (1) Ketua PN dapat memerintahkan supaya suatu keputusan dijalankan terlebih dahulu walaupun ada perlawanan atau bandingnya, apabila ada surat yang sah, suatu tulisan yang menurut aturan yang berlaku yang dapat dkeputusan yang sudah mendapat kekuasaan yang pasti, demikian juga dikabulkan tuntutan dahulu, terlebih lagi di dalam perselisihan tersebut terdapat hak kepemilikan. 

Pasal 180 ayat (2) Akan tetapi dalam hal menjalankan terlebih dahulu ini, tidak dapat menyebabkan sesorang dapat ditahan.iterima sebagai bukti atau jika ada hukuman lebih dahulu dengan

PENDAPATAN SEORANG HAKIM:

Hakim 

* Gaji Pokok

Golongan IIIA (0 tahun) | Rp 1.976.600

Golongan IIID (32 tahun) | Rp 4.294.100

* Tunjangan 

Hakim Pengadilan Tinggi (tertinggi) | Rp 10.200.000

Hakim Pengadilan Kelas II (terendah) | Rp 4.200.000
(3) SYARAT MENJADI HAKIM

Syarat syarat menjadi hakim pada pengadilan negeri dan hakim pada pengadilan tinggi ada pada pasal 14 ayat (1) Undang-Undang No. 49 Tahun 2009 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No. 2 Tahun 1986 tentang Peradilan Umum, yaitu:

a) warga negara Indonesia;

b) bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

c) setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

d) sarjana hukum;

e) lulus pendidikan hakim;

f) mampu secara rohani dan jasmani untuk menjalankan tugas dan kewajiban;

g) berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan tidak tercela;

h) berusia paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun dan paling tinggi 40 (empat puluh) tahun;

i) tidak pernah dijatuhi pidana penjara karena melakukan kejahatan berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Jadi, salah satu syarat untuk dapat menjadi hakim seseorang harus lulus pendidikan hakim. Pendidikan hakim ini diselenggarakan oleh Mahkamah Agung.
(4) LANGKAH MENYESUAIKAN CITA CITA

– Lulus pendidikan hakim

– Banyak mengikuti organisasi maupun ukm di kampus

– Banyak membaca buku maupun literarur

– Selalu berusaha dan berdoa

– Selalu minta restu dan doa dari orangtua

– Bersemangat dalam melakukan apapun

– Berperilaku baik kepada siapapun 

(1) CITA-CITA SAYA YANG KEDUA

* MENJADI NOTARIS

JABATAN YANG SAYA INGINKAN –> MENJADI NOTARIS YANG SUKSES

ALASAN INGIN MENJADI NOTARIS

* Ingin bekerja namun masih dekat dengan keluarga, penghasilan yang “menjamin”
(2) TUGAS DAN WEWENANG NOTARIS

Antara lain : 

• Membuat akta pendirian atau anggaran :

  × badan-badan usaha

  × badan sosial (yayasan)

  × koperasi dan lain-lain

•Membuat akta perjanjian, misalnya :

  1. Perikatan jual beli tanah

  2. Sewa menyewa tanah

  3. Hutang piutang

  4. Kerjasama

  5. Perjanjian kawin dan lain-lain

•Membuat akta wasiat

•Membuat akta fidusa

•Melegalisir (mengesahkan kecocokan fotocopi surat-surat)

•Membuatkan dan mengesahkan (legalisir) surat-surat dibawah tangan, misal : 

  – surat kuasa

  – surat persetujuan

  – surat pernyataan

•Membuat dan mendaftarkan / menandai / mewarmeking surat-surat dibawah tangan dan lain-lain

PENGHASILAN NOTARIS : 5-10jt perbulan
(3) PROSEDUR MENJADI NOTARIS 

(menurut UU No. 30 Tahun 2004 tentang jabatan notaris)

• PERSYARATAN MENJADI NOTARIS

  1. Warga negara Republik Indonesia

  2. Bertempat tinggal di Indonesia

  3. Tidak berstatus sebagai pegawai negeri atau pejabat negara 

  4. Berusia sekurang-kurangnya 25 tahun

  5. Berijazah sarjana yang berlatar belakang pendidikan hukum

  6. Mengikuti pendidikan khusus profesi Advokat yang dilaksanakan oleh Organisasi Advokat

  7. Lulus ujian yang diadakan oleh Organisasi Advokat

  8. Magang sekurang-kurangnya 2 tahun terus menerus pada kantor Advokat

  9. Tidak pernah dipidana karena melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana 5 tahun atau lebih

  10. Berperilaku baik, jujur, bertanggung jawab, adil dan mempunyai integritas tinggi
(4) LANGKAH UNTUK MENYESUAIKAN CITA-CITA DAN KEMAMPUAN

  1. Selalu berdoa dan berusahan, jangan cepat menyerah

  2. Mengembangkan kepribadian yang lebih baik lagi

  3. Yakin pada diri sendiri bahwa saya mampun meraihnya 

  4. Lebih sering membaca buku-buku hukum diperpustakaan

  5. Mengikuti seminar agar mengetahui perkembangan dunia notaris

  6. Mendalami mata kuliah tentang pembuatan akta